Codeigniter adalah sebuah aplikasi framework.
Codeigniter adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk membangun aplikasi web menggunakan php. Tujuannya adalah untuk membangun sebuah projek dengan lebih cepat dari biasanya, dengan menyediakan banyak librari yang biasa dibutuhkan serta interface-interface yang mudah untuk mengakses librari-librari tersebut, dan peminimlanan penulisan kode sehingga dengan demikian kita lebih bisa fokus terhadap projek yang sedang kita kembangkan daripada sibuk menulis kode-kode yang rumit dan banyak untuk membuat sebuah modul.
Lisensi Codeigniter
Lisensi codeigniter berada di bawah Apache/BSD-style open source license. Karena sifatnya yang open source maka dia bebas digunakan.
Codeigniter itu ringan.
Core sistem dari CI hanya membutuhkan sedikit librari. Cukup kontras dengan framework lain yang membutuhkan banyak sekali resource. Librari tambahan dapat dipanggil sesuai kebutuhan. Untuk itulah CI terasa cukup ringan dibandingkan dengan yang lain.
Codeigniter itu cepat.
Benar-benar cepat. Sampai-sampai di user guidenya dikatakan “We challenge you to find a framework that has better performance than CodeIgniter”.
Codeigniter menggunakan model M-V-C
Codeigniter menggunakan pendekata Modev-View-Controller yang memungkinkan pemisahan penulisan kode yang bersifat logika dengan kode yang bersifat presentasi.
Codeigniter menghasilkan clean URLs
URLs yang dihasilkan CI bersih dan search-engine friendly. Artinya dia akan cukup mudah untuk dicari oleh mesin pencari. Berikut contoh dari URL yang dihasil CI :
example.com/news/article/345
Codeigniter menyediakan librari-librari yang sering dibutuhkan dalam mengerjakan projek. Seperti mengakses database, validasi form data, mengelola session, manipulasi gambar, bekerja dengan XML-RPC data, dan lain-lainnya.
Selain itu codeigniter juga bersifat extensible dimana kita bisa menambahkan librari sendiri, helper, dan lain-lainnya.
Codeigniter tidak membutuhkan tempate engine, meskipun juga menyediakannya, akan tetapi tidak direkomendasikan untuk menggunakan template engine tersebut. Mengapa? karena akan mempengaruhi kecepatan dari aplikasi yang kita buat. Kode yang dihasilkan template engine tentu harus diterjemahkan terlebih dahulu sebelum bisa dijalankan dan ini butuh waktu 2 kali daripada langsung menjalankan kode yang tidak butuh penterjemahan lebih lanjut (php). Selain itu cukup menyusahkan bagi kita karena harus menghafalkan sintaks-sintaks tambahan.
Programmers love to code and hate to write documentation.
Begitulah yang sering terjadi, programmer membenci dokumentasi. Namun karena pentingnya dokumentasi maka untuk itulah codeigniter membuat dokumentasi yang cukup lengkap melalui user guidenya.
Jika ingin berinteraksi dengan sesama pengguna CI, atau berdiskusi mengenai berbagai hal tentang codeigniter bisa berkunjung di sini : http://codeigniter.com/forums/
